Meme: Media Pengajaran-Pembelajaran yang Baru

Media komunikasi berkembang pesat seiring dengan perubahan teknologi dari masa ke masa. Saat ini, komunikasi tulis bahkan tidak lagi memerlukan kabel dan mendukung mobilisasi berkat ditemukannya sistem pesan pendek atau yang lebih dikenal dengan istilah SMS. Tidak hanya email, lebih populer, berkirim pesan dilakukan orang-orang melalui jejaring sosial di Internet, seperti Facebook, Twitter, Path, Instagram, dsb. yang telah mengubah perspektif akan komunikasi yang dilakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Jejaring sosial semakin dikenal luas, terutama di kalangan anak muda berkat kemampuannya menghubungkan para pengguna secara simultan dan berkirim pesan dengan lampiran berupa dokumen multimedia, secara cepat tanpa melupakan unsur kreatifitas mereka.

Di kalangan penggunanya, dikenal istilah Meme, yakni kalimat, gambar atau animasi yang dibuat tampak asal-asalan yang pada awalnya digunakan para anggota forum online di Amerika. Namun demikian, Meme ini sekarang sering disisipkan pada sebuah pesan tertulis di jejaring sosial dengan tujuan untuk menegaskan isi pesan yang cenderung menyindir atau pun melucu.

Dalam bidang pendidikan, para pengajar dapat mengadaptasi tren komunikasi ini dengan membawanya ke dalam kelas sebagai sebuah media belajar-mengajar yang baru dalam usaha meningkatkan kemampuan komunikatif berbahasa para pembelajarnya, baik secara lisan maupun tulis.

Baca artikel lengkap saya tentang ini pada tautan berikut.


0 comments:

Posting Komentar

Instagram Saya